Game Online Sebabkan Kepribadian Ganda

Mar 18 at 11:32pm - admin

 
Hayoo…siapa yang suka main game online berjam-jam di warnet or PC? Tau nggak guys, menurut Psikolog, ternyata game online tuh bisa bikin kepribadian ganda, sakit lambung dan tegang syaraf. Meski di satu sisi, ada pakar yang bilang kalo game online tuh bisa bikin pinter. Mau tau infonya? Simak yah…

Macam-macam Game Online

Game online ada yang ngajarin tentang strategi, perang-perangan, ada yang mirip main catur. Game play adalah tipe permainan. Realtime Battle Game seperti main tembak tembakan antar 2 orang. Active Time Battle seperti permainan catur. Custom Time Battle seperti bermain board game atau bermain shogi atau go (catur kuno ala jepang). FPS (First person shooting) Game online tipe ini membutuhkan kecepatan tangan dan stamina mata yang baik.

TPS (Third person side) game yang bisa melihat karakter yang kita mainkan seperti main packman waktu kita SD dulu. RPG (playing game) yaitu game kompleks. RF online (rising force online), CS (counter strike), PB (Point Blank) WOW (world of warcraft ) dan banyak yang lain. Game yang disebutkan di atas adalah beberapa dari standard internasional, dan dipakai dalam perlombaan game internasional atau WCG (world cyber games). permainan game yang paling digandrungi tuh seperti DotA (defend of the ancients) dan HoN.

Permainan ini untuk memperebutkan benteng lawan. Tau nggak guys, perkembangan game ke depannya tuh akan beralih pada Game virtual reality atau virtual yang dimasukkan langsung ke otak kita, sehingga bisa memanfaatkan seluruh panca indera kita untuk bermain. Heem, tambah tertarik neh kayaknya?

Main Game Tiap Hari, Curi Uang Mama!

Guys, hanya gara-gara kecanduan game, ada temen kita yang sampe berani nyuri ATM mama loh, bahkan ada juga yang berani ngutang. Nggak percaya? Yuk kita baca hasil polling Planet Pelajar.




Para resonden yang tiap hari pergi ke game center ato warnet, ternyata masih minta uang ortu. Uniknya nih, sekitar 22% responden mengaku dapet uang untuk nge-game dengan cara lain. Salah satunya nyopet dompet mama. Seperti responden yang berinisial YY. Uangnya main game tiap hari tuh nyuri ATM ortu. Karna dia tau nomer pinnya. Ada juga pendapat lain yang mengatakan, sering menipu teman-temannya biar dibayarin nge-game. Bahkan ni, ada responden yang nekat hutang, demi main game, karna dia uda ketagihan.

Dampak Positif : Game Online Bisa Bikin Pintar?

Ada beberapa penelitian yang mengatakan, kalo game itu bisa bikin orang pinter karena mengajarkan strategi, belajar bersosialisasi, memacu konsentrasi, bisa belajar bahasa lebih cepat, dll. Malah, dianjurkan untuk dimasukkan dalam kurikulum sekolah, agar anak-anak bisa belajar melalui game.

Penelitian di Manchester University dan Central Lanchashire University ngebuktiin kalo gamers yang bermain game 18 jam per minggu memiliki koordinasi yang baik antara tangan dan mata, hingga memiliki kemampuan seperti atlet. Dr. Jo Bryce salah satu peneliti di Inggris bilang, kalo bermain game online tuh bisa meningkatkan konsentrasi.

Sedangkan Penelitian di Rochester University mengatakan, bermain game tuh bisa meningkatkan ketajaman mata. Terutama yang suka main game action. Penelitian ini juga mengungkapkan, kalo main game tuh bisa meningkatkan kinerja otak dan memacu otak dalam menerima cerita. Bedanya, kalo otak dipaksa untuk baca buku, lama-lama akan terasa jenuh. Kalo belajar melalui game, nggak terasa jenuh.

Seperti yang ada di Inggris sono. Event bersejarah seperti Battle of Hastings bisa dipelajari lewat game. Jadi lebih gampang cara belajarnya, karna murid akan diposisikan sebagai prajurit atau jenderal. Kata para ahli, game seperti ini bisa membantu meningkatkan skill untuk bernegosiasi, mengambil keputusan, melakukan perencanaan, dan berpikir strategis.

Wah...wah...bayangin, kalo di Indonesia dibikin game kayak gitu, unik ya? Misal, pembelajaran sejarah Tentara Indonesia VS penjajah Belanda dibuat versi game. Setuju nggak kalo pelajarannya kayak gini, hehe? Ketika dikonfirmasi mengenai berbagai penelitian tentang dampak positifnya game online di luar negri koq bertentangan dengan hasilnya di Indonesia. Onne Aquari salah satu Psikolog remaja yang kami wawancarai mengatakan, kurang setuju dengan pernyataan hasil riset tersebut. Penelitian yang ada di luar negeri, tuh nggak bisa disamakan dengan kondisi sosial di Indonesia.

Kenapa game online di luar negeri bisa berfungsi baik mengajarkan tentang sosialisasi, strategi, memacu konsentrasi, itu karna mereka diarahkan, nggak sembarangan main game tersebut. Jadi, masyarakat Indonesia dengan luar negeri itu berbeda. Berbeda budaya!

Betulkah Game Online Sebabkan Kepribadian Ganda

Hasil penelitian Fakultas Kedokteran Universitas Hanover, Jerman mengatakan, game online bisa mengakibatkan kepribadian ganda. Seorang wanita yang sering main game online tiap hari selama 3 bulan, dengan memainkan beberapa tokoh yang berbeda. Ternyata, tokoh-tokoh imajinasi itu mengambil alih kepribadiannya. Sehingga, wanita tersebut kehilangan kendali atas identitas dan kehidupan sosialnya.

Banyak Psikolog Indonesia yang mengatakan, dampak psikis orang yang suka memainkan game online adalah, sulitnya konsentrasi dan susahnya bersosialisasi. Karena terus-terusan keasyikan main game bahkan kecanduan, itu akan membuat orang malas belajar dan sulit berkonsentrasi. Banyak pelajar suka bolos, demi mainan ini. Dampak sosialnya, game online bikin orang jadi cuek, kurang peduli dengan lingkungannya.

Onne Aquari, Psi menambahkan, selain dampak-dampak di atas, game online juga bisa menyebabkan orang berkepribadian ganda. Orang-orang yang sering bermain game online adalah orang-orang yang sering melarikan diri dari trauma dan kecewa terhadap dirinya. Misal, orang yang punya harapan tertentu, tapi dia nggak bisa meraihnya, sehingga lari kepada hal ini.

Dampak Kesehatan Main Game Online

Dr Partono mengatakan, jika sering main game berada di depan komputer selama 24 jam tanpa henti, terus-terusan memacu mata dan otak bekerja, itu bisa melemahkan saraf. Umumnya, dampak kesehatan yang dirasakan oleh para gamer yang hobi main game 24 jam tanpa henti adalah, resiko terkena penyakit ginjal, lambung, jantung dan kerusakan saraf mata dan otak.

Dokter yang bekerja di RS Adi Husada Kapasari Surabaya ini menjelaskan, jika otak dan mata terus-terusan dipacu untuk bermain game, apalagi 24 jam non stop, itu akan mengakibatkan kelelahan saraf . Jika hal tersebut tetap dilakukan sangat sering, bisa mengakibatkan tegang saraf.

Selain itu, hati-hati untuk para game mania yang suka banget berjam-jam duduk di depan komputer sampe lupa makan dan minum, terlalu banyak duduk, dan kurang minum, bisa beresiko gagal ginjal. Buat yang suka main game begadang tiap malam, kurang istirahat, itu nggak baik bagi kesehatan jantung. Nah guys…setelah diberitahukan dampak negatif & positifnya, kira-kira kamu bisa mengatur porsi main gamemu. (*/ Tt)


Hampir 95 persen segala sesuatu yang kamu pikirkan dan rasakan adalah kebiasaan, dan ditentukan oleh perilaku-perilaku dan pengalaman-pengalaman di masa lalu.

 
News