SPORT - PANJAT TEBING : GAK BOLE GENDUT & KUKU PANJANG

Jul 13 at 12:34am - admin
Panjat Tebing : Gak Bole Gendut & Kuku Panjang

 
Heeem, gimana ya rasanya bisa merayap di dinding seperti tokek dan cicak? Hehe…ato seperti spiderman gitu…waah pasti seru ya. Bisa aja siiih, tapi bukan dengan magic, alias butuh bantuan tali. Itulah yang dinamakan panjat tebing. Yuk simak wawancara kita bersama Pak Sulistino selaku Ketua harian pengurus propinsi Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Jatim, dan atlit putri nasional Hj. Wilda Baco Acmad yang udah sering dapet emas. Sst..simak bocoran prestasi mereka di sini.

Jenis Panjat Tebing dan Cara Bermain

Sebelum kita simak tips gimana caranya bisa berprestasi, nggak ada salahnya kalo kita belajar tentang jenis atau nomor-nomor yang dilombakan dalam panjat tebing. Apa aja?

Lead (beregu putra puteri, campuran dan perorangan).

Cara mainnya, siapa yang paling tinggi dia yang menang. Tapi nggak semudah yang dikira loh. Dalam lead tebing yang harus dilalui, penuh dengan jalur yang sangat rumit. Dalam nomor ini, dibutuhkan perhitungan dan keputusan yang tepat. Kalo salah langkah, bisa gagal dan jatuh (meluncur ke bawah dengan tali panjat).

Speed

Dalam nomor ini juga dibagi menjadi beregu putera-puteri, campuran, perorangan dan estafet. Dalam permainannya, yang tercepat dialah yang menang. Lalu batas waktu juga menjadi tolak ukurnya. Wah…kalo main ini, gayanya bisa seperti Peter Parker lho…hehehe.

Bolder

Dalam nomor ini juga ada kesamaan dengan lead. Hanya saja pemenangnya ditentukan oleh perhitungan yang paling tepat dalam memanjat, jadi bukan yang paling tinggi.

Perlengkapan Panjat Tebing

Perlengkapan standard yang harus dipake itu seperti seat harness (pengaman tubuh), sepatu panjat, dan kantong magnesium. Semuanya bisa didapat di toko olah raga. Kalo tali panjat dan peralatan lain, bisa dipakai saat latihan di klub-klub panjat tebing dan pecinta alam. Dalam olah raga ini, kuku tangan dilarang panjang, karena bisa bahaya. Kekuatan juga dipengaruhi oleh seringnya latihan dan ketekunan.

Gimana guys...pengen nggak jadi atlet panjat tebing? Pak Sulistino selaku Ketua harian pengurus propinsi Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Jatim mengatakan, persyaratan jadi atlet olahraga ini, harus memenuhi beberapa kualifikasi seperti di bawah ini :

  1. Punya kemauan besar dan mau fokus.
  2. Harus berani, karena ini olah raga melawan gravitasi. Inilah tantangan terbesar, karena banyak orang takut ketinggian. Tapi jangan takut, kalo sudah mencoba dan terbiasa pasti seru.
  3. Tekun, dilarang menyerah dan harus rajin latihan.
  4. Postur tubuh nggak boleh gendut, masalah tinggi badan nggak ada syarat khusus, pendek juga bisa jadi juara kok
  5. Usia nggak ada batasan, ada yang mulai usia 9 tahun, maksimalnya juga nggak ada batasan. Ada yang 45 tahun tapi tetap bisa jadi juara. Kuncinya itu ada pada semangat dan mental. Lalu fisik juga masih kuat dan mampu.
  6. Kukunya nggak boleh panjang. Hehehe….
  7. Ikutlah club panjat tebing di kota terdekat, kalo ada kompetisi harus ikut, supaya bisa naik level lebih tinggi

Perjalanan Sang Atlit Hingga Berprestasi

Wilda, si atlet panjat tebing yang udah menyabet beberapa kali emas ini mengaku, dirinya mulai berkecimpung di dunia olahraga ini sejak SMP. Cewek yang berusia 24 tahun ini mengaku, kalo dirinya menekuni olahraga ini karna kesukaan. Beberapa kali dirinya menjuarai kompetisi ini dan kebanyakan meraih emas.

Wilda mulai terjun menggeluti bidang ini sejak SMP tepatnya tahun 1997. Awalnya hanya ingin mencoba ikut kakak berpetualang alam. Tapi akhirnya jadi hobi. Sekitar tahun 1999 bareng kakaknya, ia memulai latihan dengan simulasi panjat tebing, lalu ikut gabung di klub panjat tebing lokal di Makassar.

Setelah beberapa kali ikut kompetisi dan juara, akhirnya diajak gabung oleh KONI makassar dan sekarang di KONI Jatim sebagai atlet nasional Indonesia yang sering bertanding ke luar negeri.

Pengalamannya menjadi juara tuh udah nggak keitung jari. Tahun 2005 mulai jadi juara nasional. Sekitar 2006, saat lomba Asia dapet emas di tiga nomor. Dalam Kejurnas dari tahun 2005 hingga 2007, selalu dapat emas di kelas bolder atau lead. Tahun 2008 saat Pon, dapat 4 emas 2 perak di nomor lead, bolder dan speed, dan masih banyak lagi kejuaraan yang ia dapat. Menurut Wilda, kuncinya kalo mau berprestasi tuh sederhana kok. Latihan terus, punya disiplin pribadi, dan harus yakin bisa jadi juara. Gimana, mau dicoba guys? (*/ Tt)

Setiap hari adalah waktu yang tepat untuk mengatakan pada diri kita sendiri ; "Biarkan petualangan dimulai"

 
Lifestyle