
Sepintas waktu kita denger istilah
snorkeling dan
scuba diving sepertinya memiliki artian yang sama. Memang sich keduanya merupakan olahraga yang berhubungan dengan air. Sama-sama untuk melihat keindahan bawah laut. Tapi sebenarnya beda loh…
Apa sich bedanya?
Kalau snorkeling itu melihat kehidupan alam bawah laut menggunakan peralatan sederhana dan berenang di permukaan air(tanpa menyelam) sedangkan scuba diving menyelam hingga bisa ke dasar laut menggunakan peralatan yang lebih kompleks dibandingkan snorkeling. Jadi perbedaan itu sebenarnya terletak pada caranya.
Snorkeling



Kegiatan
snorkeling bisa dilakukan semua orang karena buat kamu yang nggak bisa berenang masih bisa menggunakan baju pelampung, hehehe… dengan mengenakan peralatan berupa masker selam dan snorkel penyelam juga menggunakan alat bantu berupa sirip katak(sirip selam) untuk menambah daya dorong pada kaki. Humm, apa itu snorkel? Snorkel merupakan peralatan selam berupa selang berbentuk
"J” dengan pelindung mulut di bagian ujung sebelah bawah dan alat ini berfungsi jalan masuk udara ketika bernafas dengan mulut. Jadi pemandangan laut bisa dilihat sambil berenang dengan wajah menghadap ke permukaan air dan bernafas melalui snorkel. Selain menguasai cara bernapas dengan mulut melalui snorkel, kegiatan snorkeling tidak memerlukan pendidikan khusus. Pemula yang belum pernah melakukan
snorkeling bisa mempelajarinya dalam waktu singkat dari pemandu selam. Cara mengenakan masker, snorkel, dan kaki katak bisa dipelajari dari pemandu selam. Selain itu
snorkeling juga dilakukan di danau air tawar atau sungai.
Scuba Diving
Untuk kegiatan yang satu ini cukup rumit dan harus tau banyak teknik. Dari segi fisik kamu harus bisa berenang, sehat dan tidak memiliki gangguan pernapasan. Secara mental kamu harus mampu mengatasi kepanikan, beradaptasi dengan orang lain, serta mengatasi rasa jijik menghadapi makhluk laut yang aneh.

Peralatan yang digunakan masker, snorkel, fin, dan booties. Penyelam scuba menggunakan snorkel untuk menghemat udara di dalam tabung sewaktu berenang di permukaan air. Baju selam juga sangat penting untuk menjaga tubuh dari kedinginan ketika menyelam di air bersuhu rendah, selain itu untuk melindungi tubuh dari luka tergores terumbu karang atau sengatan ubur-ubur. Scuba diving saat ini menjadi salah satu olahraga air yang paling digemari. Begitu populernya, hingga hampir satu juta orang mendapatkan sertifikat penyelam setiap tahunnya. Pada dasarnya, olahraga ini hanya melibatkan sebuah tabung udara yang diletakkan di punggung dan kamu dapat menyelam ke dasar air dengan dilindungi seperangkat baju anti air serta tabung tersebut yang membuat kamu tetap bernapas dalam air.
So, udah tau kan sekarang perbedaan snorkeling dan scuba diving? Buat kamu yang nggak bisa berenang bisa mencoba snorkeling, tapi buat kamu yang udah mahir berenang nggak ada salahnya untuk mengikuti kegiatan scuba diving asal kamu mampu menguasai teknik dengan benar dan mengikuti setiap ketentuan dari pembimbing scuba diving. (*/Nk)