Guys
pernah liat SuperHero yang namanya Spiderman?? Hobinya kan
nempel tembok dan loncat sana
loncat sini. Rupanya orang yang punya kemampuan mirip si manusia laba-laba ini,
nggak cuma ada di film tapi di dunia nyata juga udah ada dan menjadi Olahraga
yang cukup populer di kalangan anak-anak muda di Dunia bahkan di Indonesia.
Olahraga ini namanya terkenal dengan nama Parkour alias Yamakasi. Nah edisi
kali ini, Planet Pelajar akan membahas habis tentang apa sih parkour itu sendiri
dan bagaimana asal-usulnya,,,?? So simak aja pembahasannya.
Parkour
alias Yamakasi yang sekarang sedang naik daun ini biasanya bisa dijumpai di
kota-kota besar, salah satunya Surabaya.
Komunitas Olahraga ini sering latihan dan ngumpul di skatepark Surabaya, yang posisinya ada di belakang
Delta Plaza Surabaya. Latihan dasarnya merangkak dengan posisi tiarap, push up,
dan sit up, jogging dan lari. Kalo badan udah kuat, baru mulai meningkat untuk
melompati rintangan-rintangan yang ada di sekitar lingkungan. Bahkan kalo udah
Profesional & ekstrem bisa lompat, dari satu rumah ke rumah lain…hmmm keren
banget yachh, bisa jadi SuperHero beneran nech.
Guys
secara
Terminology nya (Arti secara
keilmuan) Pakour berasal dari kata
parcours du combatant yang berarti
pelatihan halang rintang untuk sesi militer.
Kata Parcours "c” diganti menjadi "k” dan "s”nya dipakai untuk
menjelaskan
filosofi (Studi fenomena
kehidupan) Parkour itu sendiri.
Setelah
menjadi sebuah olahraga, Parkour mempunyai arti bergerak atau berpindah tempat
dari point A ke point B se-efisien dan secepat mungkin. Olahraga ini mengedepankan keindahan bergerak
yang sekaligus diimbangi oleh kemampuan dari tubuh manusia itu sendiri.
Guys
tau nggak kalo parkour sendiri udah ada sebelum kata "Parkour” itu sendiri. Aneh
ya…??? Tapi dari kebanyakan orang belum menyadarinya sampai seorang pria
berkebangsaan Perancis yang dikenal dengan nama David Belle ngenalin olahraga
ini ke seluruh dunia. Awalnya sih cuma berkembang di Perancis. Lalu menyebar ke
seluruh daratan Eropa dan akhirnya ke seluruh dunia.
Jauh
sebelum olahraga Parkour dikenal sama masyarakat, Georges Hebert seorang pelaut
Prancis di sekitar abad 19 ngembangin metode latihan untuk ngeluarin energi
manusia yang tersembunyi dalam tubuhnya.
Hebert terinspirasi sama suku di Afrika yang memiliki kemampuan atletik dan
gimnastik. Ternyata, sesuatu yang bisa membuat suku tersebut kuat, adalah
lingkungan sekitarnya yang telah melatih mereka dengan sendirinya selama
bertahun-tahun. Akhirnya, Hebert menciptakan sebuah latihan yang diberi nama
methode naturalle yang terkenal dengan
moto ‘
etre fort pour etre utile’ atau
‘
to be strong, to be useful”.
Latihan
ini meliputi sepuluh gerakan dasar yaitu
walking
(Jalan),
running(Lari),
jumping (lompat),
swinging (ayun),
quapedral
movement (gerakan otot persendian),
balancing
(Keseimbangan),
throwing (Melemparkan
diri),
lifting (Mengangkat),
climbing (memanjat), dan
swimming (berenang). Metode-metode tadi
akhirnya dipakai untuk militer Perancis saat perang di Vietnam. Nah
kebetulan Ayah David Belle itu salah satu tentara militer Perancis yang bernama
Raymond Belle. Ayah David ini rupanya pernah melatih David kecil berlatih
olahraga Halang Rintang dan metode natural yang kini dikenal Parkour. Menurut
David, Parkour dapat berguna sebagai
self-defense
(pertahanan diri) dalam keadaan tak terduga. Saat
matrial art (peralatan beladiri) bisa disebut sebagai sebuah bentuk
latihan untuk
fight
(bertarung), parkour merupakan suatu bentuk latihan untuk
flight (kabur).
Guys
Parkour sendiri punya tujuan untuk
menghadapi semua rintangan di sepanjang track yang kita lalui, baik itu di
lingkungan alam maupun di lingkungan perkotaan, dengan mengunakan beberapa
gerakan yang istimewa dan indah. caranya mengkombinasikan beberapa gerakan yang
mengalir dan kontrol yang penuh, jadi jelas dibutuhkan kewaspadaan dan
kejelian, kalo nggak kepala bias terbentur beton Guys,hehehe. Parkour juga
punya pembelajaran yang positif untuk diri sendiri, yaitu untuk melawan semua
rasa takut dari dalam diri manusia.
So,
Parkour bukan hanya sekedar sebuah olah raga, tapi juga sebuah seni. Yang
paling penting lagi Parkour juga sebuah filosofi yang selalu dipakai semua
orang setiap hari dalam hidup, seperti kewaspadaan, pertahanan, ketelitian,
kekuatan, keberanian, dan kemauan.(Dilla/*vin)
"Kesukaan
yang baik, bisa jadi kekuatan yang dahsyat
jika dilatih dengan tekun”